Kamis, 25 November 2010

Apa yang dilihat dari Laporan Keuangan ?

Trader atau Investor awam seringkali meremehkan kegunaan dari laporan keuangan, mereka lebih fokus pada naik turunnya harga saham tanpa melakukan evaluasi nilai wajar saham yang sebenarnya bersumber dari laporan keuangan perusahaan. Boro-boro mau menghitung nilai wajar saham, melihat data laporan keuangan saja banyak yang tidak berminat dengan pusingnya deretan angka yang disajikan. Keep it simple aja, perhatikan data-data berikut:
  • Laba Usaha tiap tahun atau kuartal harus ada pertumbuhan atau minimal sama dan turun sedikit dibanding tahun atau kuartal sebelumnya.
  • Laba bersih tidak boleh didominasi oleh pendapatan lain-lain, bila memang terjadi demikian lakukan evaluasi dengan nilai EPS dari laba usaha, bukan dengan EPS dari laba bersih karena belum tentu laba dari pendapatan lain-lain dapat tumbuh signifikan di periode selanjutnya.
  • Nilai ekuitas bersih atau modal tiap tahun harus ada pertumbuhan karena adanya laba yang ditahan dari periode sebelumnya, boleh turun jika digunakan untuk membayar hutang sehingga hutangnya juga harus turun.
  • Nilai hutang/kewajiban/liabilities sebaiknya semakin turun tiap tahun, boleh bertambah jika nilai ekuitas juga bertambah pada periode yang sama.
Masih bingung? Perhatikan contoh berikut:

Laporan Keuangan CPIN


Laba usaha tiap tahun selalu naik mulai dari 2008 hingga Q3-2010, laba bersih juga naik dan tidak didominasi oleh penghasilan lain-lain (nilainya sangat kecil sekali). Total kewajiban selalu turun tiap tahunnya dan nilai ekuitas selalu naik tiap tahunnya. Ini contoh laporan keuangan yang berkinerja baik.

Untuk data laporan keuangan CPIN yang lebih detail bisa didownload disini:
http://www.cp.co.id/wp-content/uploads/2010/04/cpin-091231i.pdf
http://cp.co.id/bahasa/wp-content/uploads/2010/11/cpin-100930i.pdf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar